Wedding / Pre-Wedding In Bali

Bali selain sudah sangat popular sebagai destinasi wisata utama di Indonesia, pada masa-masa belakangan ini sudah bergerak juga ke arah destinasi bagi para pasangan baik domestik maupun mancanegara untuk mengadakan upacara atau pesta pernikahan (wedding ceremony or party) ataupun sekedar untuk photo Pre-wedding.

Selaras dengan perkembangan tersebut, dan berdasarkan pengalaman istri yang bekerja sebagai seorang perias pengantin (make up artist), saya memberanikan diri untuk berpromosi secara online itupun melalui webblog dikarenakan masih belum tersedianya dana yang memadai. Kami menawarkan rias penganten ala barat (bridal western style) atau ala Bali (bridal Balinese style).

Untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa klik: http://balibridalstyle.wordpress.com/

Kami berharap bisa dijadikan sebagai pertimbangan apabila mau mengadakan wedding maupun pre-wedding yang memerlukan penata rias yang profesional.

Untuk reservasi bisa email ke:

dede_luh@yahoo.com atau luhdede@yahoo.co.id

Sepakbola Bali, Apa Kabar-mu Kini?

Setelah sekian lama tidak nulis di blog ini, maklum sibuk urus usaha kecil-kecilan sama teman dan sekarang lebih sering facebook-an jadi terlantarlah blog ini, hari ini walaupun agak capek setelah anter barang, ada waktu sedikit luang untuk nulis di blog ini.

Keinginan menulis ini mucul seiring semakin turunnya prestasi persepakbolaan di Indonesia secara umum (maklum; saya salah satu mania bola).  Dan info ter-update team Sea Games Laos 2009 dikalahkah 2 negara ASEAN yang termasuk anak bawang dalam dunia sepakbola di ASEAN yaitu Myanmar dan Laos, dan juga sebelumnya team U-19 Indonesia yang hanya posisi 3 yang praktis gagal lolos kualifikasi piala Asia U-19, dan terakhir yaitu terjepitnya posisi team senior di kualifikasi piala Asia.

Itulah situasi prestasi persepakbolaan di Indonesia yang memang tidak bisa dibanggakan, namun saya semakin sedih setelah pada hari sabtu 12 desember ini saya bersama teman melihat lahan miliknya yang terletak di belakang stadion Dipta Gianyar, dan saat mata tertuju pada kondisi stadion termegah di Bali yang tidak terurus, apalagi setelah tidak ada lagi pertandingan tingkat nasional yang digelar di stadion yang dibangun pada masa pemerintahan bupati Gianyar yaitu Bpk. Cok. Budi Suryawan ini.

Kalau berkaca pada daerah lain yang tidak lebih makmur daripada kabupaten/kotamadya di Bali seperti; Lamongan, Jepara, Wamena, , Kediri dan yang lainnya yang dilihat dari tingkat pendapatan perkapitanya masih dibawah Kab. Badung, Kab. Gianyar, Kab. Tabanan, dan Kodya Denpasar, tapi mereka bisa tetap eksis dan bersemangat untuk membiayai klub sepakbola yang menjadi ikon daerah mereka untuk lebih di kenal walaupun dengan susah payah membiayainya.

Apakah tidak terketuk jiwa para pengusaha dan pemimpin di Bali untuk mengembalikan kejayaan persepakbolaan Bali yang dulu terkenal selalu ikut menyumbang pemain-pemain terbaiknya untuk membela team nasional garuda.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.