Hari ini setelah saya baca postingan di blog-nya Bang Robert Manurung (http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/05/30/ugm-blue-energy-itu-penipuan/ ) tentang “Blue Energy” dimana diberitakan penemuan Blue Energy (bahan bakar dari air laut) yang didukung oleh pemerintah dinyatakan penipuan oleh UGM, saya jadi tertarik untuk posting tentang hal tersebut walau saya ini orang yang sangat awam di bidang tersebut.
Apapun yang dijaman sekarang tidak mungkin di masa depan bisa menjadi mungkin, contohnya banyak penemuan yang dahulu dianggap mustahil sekarang malah ada dan menjadi kebutuhan wajib manusia modern seperti : bola lampu listrik, pesawat terbang, dan lain-lain. Menurut saya yang awam akan ilmu pengetahuan alam berpendapat hal tersebut mungkin saja akan terjadi.
Sebagai informasi tambahan, di Desa Sanur, Denpasar Bali sekarang ada berita dari seorang bernama Bapak I Nyoman Lingga seorang sarjana bidang pertambangan yang dulu pernah bekerja di tambang minyak sedang mematenkan penemuannya yaitu mesin bertenaga (bahan bakar) air (sekarang belum 100%) masih dalam tahap terus disempurnakan, sudah pernah ditinjau ahli dari Jerman. Menurut Bapak Nyoman, air yang dipakai akan diolah kembali oleh mesin itu untuk dijadikan bahan bakar-nya, jadi juga tidak memboroskan penggunaan air.
Kemarin sewaktu konferensi pemanasan global di Nusa Dua Bali sudah mau dipresentasikan di depan peserta conference namun dicegah karena dikhawatirkan teorinya (yang katanya ‘anti teori’) diambil dan dipatenkan orang luar. Berita ini juga saya baca di Bali Post (lupa tanggalnya) dan juga ditayangkan di Bali TV.
Bapak Nyoman Lingga sendiri adalah tetangga saya (yang baru saya tahu setelah baca berita koran karena menyebut alamat tinggalnya yaitu Br. Panti Sanur), yang menurut ibunya sudah menghabiskan ratusan juta rupiah (sampai jual tanah warisan) untuk membiaya proyek penelitiannya tersebut.
Jadi kembali disini kita sebagai manusia normal berpikir: “Air dijadikan pengganti BBM adalah pikiran gila” tapi hal-hal yang mustahil mungkin saja akan menjadi hal yang nyata, hanya Tuhan yang bisa menjawab. Tapi kalau memang benar dan itu berhasil, alangkah bangganya kita sebagai orang Bali karena ada salah satu warganya menjadi penemu mesin berbahan bakar air. Semoga
Bali, 3 Juni 2008
DIarsipkan di bawah: Lingkungan | Tagged: BC Blog Competition - CS, Energi Alternatif















pabriknya Pak Nyoman Lingga bisa diintip ga?
jadi pengen liat-liat… xixixixi….
salam kenal..
*tumben melali mai*
wah mudah2an benar bli…
kalo gto kita nyari sumber energi jadi gampang banget…
tinggal ambil air di sumur, beres deh….
saya sangat mendukung penelitian Pak Lingga itu.
mudah2an itu bener2 bisa berhasil..
to Dipoetraz : sudah banyak yang liat ke sana, alamatnya Br. Panti Sanur rumah yang ada ruko pas depan banjar………thanks atas melali-nya, tukaran link yuks!
to Ghozan : saya juga berharap begitu, malah saya liat sekitar 2 bulan lalu ibunya bawa “banten” ke Pura Keluarga saya yang bersebelahan dengan rumahnya untuk mohon kepada yang Diatas untuk kelancaran proses paten-nya
to Ady G. : kita ikut mendoakan dan mendukungnya…!!
titip pesan buat Pak Lingga, semangat terus pak….
saya juga baca beritanya di koran beberapa kali tentang penelitian ini, kalo nggak salah tentang energi tak berhingga dengan air.. (gitu ya?)
wuih..urusan paten..semoga balik modal..banyak sponsor..bermanfaat utk org banyak..jeg bareng ngayabang
salut buat bapak lingga…. ayo putra bali… bangkit… bli di mana alamat bapak lingga itu?
waahh.. moga aja beneran
dan cepet direalisasikan.
semangat pak lingga.
Boleh aja bangga dengan temuan “omong-kosong”
tapi besok-besok jadi malu karena ketahuan bo’ongnya.
Mau ?
Hukum kekekalan energi itu mutlak, gak mungkin air “dibakar” menghasilkan energi dengan hasil sampingan air juga.
Seken ento bisa, raga maan ketemu ajak ane ngae Blue Energy uli Surabaya pas ikut temen SurabayaTV cari berita. Ternyata emang bisa, cuma beliaunya tidak didukung oleh pemerintah, takut kali minyak kita gak laku lagi. Tapi sekarang beliau lagi melanjutkan proyek blue energy dengan didukung oleh pihak swasta dari pabrik,alat,sampai laboratorium.
Horeeeee…ada tetangga yang ikut ngeblog.
air? waaaaaaa rasain nanti industri minyak bakalan gulung tikar
dari air, wah keren juga, jadi kalo bensin habis tingal nimba air di sumur lalu masukin ke tengki mobil…….
bisa jalan dunk hehehehe
blue energy, bayugeni, dll sebenarnya katanya bukan barang baru, di amerika, jepang dan jerman juga terus diteliti, tetapi kenyataannya untuk membuatnya perlu katalisator dan lainnya yang harganya lebih mahal dari bensin dan hasil belum tentu berhasil nah lho..jasi buat memproduksinya 1 liter saja, dibutuhkan air lebih dari 1 liter, katalisator (yang juga dari bahan serupa bensin) dengan harga 3 kali lipat bensin dan produksi yang 1 liternya secara ekuivalen cuma mampu untuk digunakan buat motor jalan sejauh 1,3 km..jadi sepertinya masihjauh dari harapan ya. mudah2an ada kabar baik nanti.
wah kalo gitu mesti ngapling pantai dari sekarang nih
lho emang bisa dikapling pantainya yak huehueheuheuhuehue
sebenernya mesin berbahan bakar air itu sudah pernah diteliti dan hasilnya…. ujung2nya butuh BBM juga buat misahin hidrogen dari airnya, jadi biayanya jelas lebih mahal ketimbang bbm. apalgi si penemu (yang bukan dari Bali ini) setiap kali dihubungi ato dimintai keterangan selalu menghindar. jadi kalo bener-bener bisa membuktikan secara logika dan ilmiah, barulah itu bisa dikatakan sebagai penemuan baru
Bli saya juga lagi meneliti tentang ini tetapi lewat browsing saja..hehe..Yang terbaru adalah penemuan dari Jogja penemunya adalah Bpk Djoko Sutrisno bukan Joko Blue Energy..alatnya dijual seharga 150rb, prinsipnya bukan substitusi BBM tetapi komplementer atau saling melengkapi.
Singkatnya : Air (H2O) diElektrolisa menjadi ion H+ dan O- oleh energi listrik yang diperoleh dari Aki. Ion H+ atau hidrogen inilah yang dipake bersama bensin untuk pembakaran dalam combustion chamber dalam mesin.
Menurut testimonialnya sih bisa irit bensin sampe 50%, saya juga tertarik untuk mencobanya, tetapi sampai sekarang belum dapat kesempatan untuk memperoleh alatnya.
tidak ada yang tidak mungkin..
wong ke luar angkasa aja dulu kan dibilang ga mungkin..
heheheh
Biar saja yang menganggap tidak mungkin.
Para penemu2 dulu, awalnya memang dianggap: edan, tidak mungkin dll. Yang penting pantang menyerah untuk mewujudkannya. Selamat datang sumber bahan bakar baru yang ramah lingkungan.
to Wira : pesan disampaikan
to dr. Dani : itu salah satu tujuannya, hehe….milu masih ngayabang
to Ick & Yanuar : smoga !!!
to Blackewening : itu makanya dari awal saya sebut saya ini orang awam akan ilmu sains, hanya tulis diblog ini apa adanya di otak saya
to Bogeloblast : tonden tawang …..
to dr. Cock : hore juga, discount periksa nanti ya sbg sesama sanur-asta
to Devari : jgn gulung tikar, tapi gulung bolu aja bli, hehe…
to Ianbali : ini meningkatkan penghasilan tukang gali sumur, hehehe…
to dr. Oka : dokter ini analisis-nya emang top markotop, saya tidak ngerti sama sekali, *kasian deh gue*
to Rama : boleh tu, saya udah kapling timur Sanur, nah pak rama kal baang, kudang hektar perlu??
to Fenny : kalau pak Lingga, siap mengujinya kapan pun, spt yang saya tulis dia bilang belum 100% masih panjang waktunya, tapi dia sudah daftar ke badan paten dengan rumus anti teorinya, kabarnya belom saya dapatkan
to Putu Adi : coba aja bli, siapa tau bli jadi penemunya juga, hehehe….
to Eep : ya juga ya pak…*kata orang awam IPA*
to Eko : begitu juga harapan saya pada tulisan ini pak!
Btul jg, yg dulunya ga mungkin karang jd mungkin khan?
Hukum kekekalan energi itu mutlak, gak mungkin air “dibakar” menghasilkan energi dengan hasil sampingan air juga.
Hukum kekalan? energi? Hmmm itu semua manusia yg menciptakan istilahnya dan anda cuman meniru konsep jg khan dari pendeklarasinya? Moga2 diberikan jalan untuk Blue Energy. Tapi air nantinya jadi mahal ga ya?
aku uda coba di motorku, n berikut hasil dan gambar-gambarnya. bisa juga kita sharing …
lihat di sini
http://mojokerto-blog.blogspot.com/2008/08/motorku-pakai-penghemat-bbm-brown.html
maksih
Sebagai guru kimia saya masih kurang percaya jika air laut bisa langsung digunakan sebagai pengganti BBM mengapa ? Air laut jika di elektrolisis memang menghasilkan gas H2 ( hidrogen yang mudah meledak ) dan O2 ( oksigen ) yang mudah terbakar. Jika pada penjelasan diatas Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaiankarbon tertentu,” ini berarti harus ada bahan lain yang mengandung rantai carbon atau senyawa hidrocarbon tertentu yang akan bereaksi dengan hasil elektrolisis air laut tersebut. Jika gas H2 direaksikan dengan senyawa hidrocarbon tersebut yang terjadi adalah reaksi adisi atau substitusi bukan untuk memperpanjang rantai carbon untuk menghasilkan bensin , solar atau avtur seperti yang dijelaskan pak Djoko.
Jadi kesimpulannya masih ada bahan hidrocarbon yang disembunyikan atau dirahasiakan oleh pak Djoko ? Bahan apakah itu ? Saya setuju dengan Pengumuman resmi Kementrian Ristek menurut berita Harian Kompas Selasa 3 Juni 2008 menyebutkan bahwa sample “Blue Energy” sdr. Djoko ternyata bukan dibuat dari air laut, tetapi dari bahan baku minyak bumi. Ini adalah hasil analisis Chromatographi di Laboratorium Kementrian Ristek.
Saya sekarang sedang menyusun suatu teori tentang Air laut sebagai bahan baku pembuatan energi alternatif masa depan pengganti BBM yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan dapat saya presentasikan di depan para ahli – ahli kimia diseluruh dunia. Sementara ini saya hanya perlu data berapa besarnya kalor yang dibebaskan pada pembakaran bensin , solar dan avtur sebagai pembanding. Saya optimis sekali bahwa jumlah energi (delta H) reaksi yang dihasilkan pada hasil pengolahan air laut tersebut tidak jauh berbeda dari delta H pembakaran bensin, solar dan Avtur.
Jika teori saya ini terbukti maka tidak mustahil bahwa air laut dapat diolah menjadi suatu gas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti BBM, tetapi harus memodifikasi sistim permesinan karena bahan bakar yang dihasilkan bukan dalam bentuk cair tetapi dalam bentuk gas.
Jika penelitian saya ini berhasil maka di tiap kabupaten atau propensi di seluruh indonesia bisa didirikan pabrik pabrik pengolahan air laut untuk menghasilkan bahan bakar tersebut dan akan menjadi penghasilan di tiap – tiap propensi di seluruh Indonesia. dan hak paten penemuan ini tetap milik saya dan saya berhak untuk mendapatkan royaltinya. Inilah impian saya dan seluruh masyarakat di seluruh dunia. Amin !
Impian saya ini bukan cerita kosong tetapi InsyaAllah akan menjadi kenyataan jika pihak pemerintah atau pertamina mendukung penelitian saya ini atau bapak presiden membantu saya.Jika bapak SBY mau membantu saya maka saya juga akan membantu bapak dan masyarakat di dunia ini.
Hormat saya
Drs. H. Budi Prasetyo
Guru Kimia SMA YPS P.T. INCO Soroako
Alumni Jurusan Kimia IKIP Malang angkatan’83
Alamat : SMA YPS Soroako P.T. INCO Soroako
Jl. Jawa no 1 Soroako , Kec Nuha, Kab Luwu
Timur Sulawesi Selatan.
HP : 0813 55 178 200
Phone : 021 524 9100 ext 3631
Masa iya sih motor baru Shogun RR bisa dihematkan 47,5% hanya dengan oxyhydrogen?
Produk kami telah dimuat di tabloid otomotif dan majalah motor, berikut beritanya, tks.
Rekan, dengan semakin lama mendalami pembuatan hidrogen boster untuk irit bbm (bahan bakar minyak), efisien (penghemat energi), alat ini berupa Hidrogen HHO fuel saver hydrogen energy generator cell kit accelerator sistem plate buatan Indonesia bisa digunakan di mesin bensin & diesel.
Info Produk hydrogen booster/ boster hidrogen/ hho generator aDHydro di majalah MOTOR Hydrogen Booster terbukti meningkatkan performa mesin, dengan cara menambah pasokan zat hydrogen ke dalam ruang bakar. Maka salah satu diantaranya yang diklaim berhasil adalah produk lansiran ADHYDRO ini. Ini adalah produk kedua yang telah mengalami penyempurnaan dan mengusung kelebihan non boiling point, dan mampu menghasilkan lebih banyak hidrogen buat mesin.Alat ini hanya menggunakan media air murni (air “AQUA”), yang dimasukkan ke dalam tabung yang tersedia. Lalu air tersebut akan mengalami pengaliran aliran listrik pada elemen yang tersedia di dalamnya, yang otomatis akan menghasilkan gas hidrogen. Pemasangannya pun cukup mudah, karena seudah berbentuk paket. Hanya tinggal sambungkan ke intake manifold.Oh ya, selain keuntungan peningkatan performa yang signifikan, ternyata pemakaian hidrogen booster ADHYDRO ini, diklaim mampu mengefisienkan pemakaian bahan bakar yang berimbas pada lungsuran gas buang yang lebih bersahabat. Bahkan asap knalpot pun tercium seperti uap rebusan air. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan kontak penjualnya!
pengiritbbm.blogspot. c o m/2008/12/adhydro-static-mobil-di-majalah-motor. h t m l
pengiritbbm.blogspot. c o m/2008/12/adhydro-hho-variable-motor-di-tabloid. h t m l
pengiritbbm.blogspot. c o m
bahan bakar dari Air??? Wah… Keren banget
Perusahan minyak,, siap-siap gulung tikar ya…. HeHehe
bisa di buat dengan sederhana kok dan tidak usah pakai lampu, aki tidak tekor. susunan cellnya adalah +NN- dan pakai AQUA saja. Celah antarcell yaitu 0,8 – 1 mm bisa pakai kabel tis untuk menciptakan celah tersebut. nahh selamat mencoba.